go down deep.

Standard

~rrr…rrrr~
My cellphone vibrates. One text message from you.
I read the text message. It said :
“Check your email.”

I turned to check my email directly and saw your name as the sender on top of my inbox.
I read the subject of the email. It said :

“For you…and ALWAYS for you my life is…”

God. I can see many love fairies smile to me and makes me believe that you’re the one.

love fairy

Advertisements

cemburu.

Standard

it feels terrible.

jealous = cemburu.
saya cemburu.
dan itu sangat tidak enak.
saya baru merasakannya lagi setelah sekian lama.
dan itu tetap tidak enak.
pokoknya, saya cemburu dengannya 😦

sick of money.

Standard

money. money. money.
it always about money.
money makes fight.
money makes heart broken.
money makes a distance of a family.
money makes us apart.
Damn.

why?
I just miss that beautiful warm house called HOME.

mind matters.

Standard

pikiran yang tak terucap

semua bisa salah tangkap

pikiran yang tak tertulis

membuat hati semakin meringis.

berat kalau semua harus dipikir

tanpa ada solusi akhir

yang ada hanya kebisuan

walau banyak yang ingin terungkapkan.

selalu ingin menangis

tapi yang tampak hanya gengsi yang bengis

selalu ingin keluarkan air mata

tapi ternyata si air mata tak ingin muncul di hadapannya.

hanya butuh 5 detik

untuk berpisah dengannya ketika hari  hujan rintik

kendaraan itu siap mengantarku

aku naik, dan jatuh lah air mataku.

tulisan ini hanya sedikit mewakiliku

dari semua pikiranku yang berliku.

my besties

Standard

Sepertinya gue jarang ya membahas tentang orang-orang yang sehari-hari ketemu gue di kampus. Yak! Mereka adalah sahabat-sahabat gue.

Kita berenam sama-sama kuliah di FK UKI, Cawang dan duduk di semster 4. Tiga dari kita emang udah satu sekolah waktu SMA dulu. Nah, tiga nya lagi, termasuk gue, pendatang baru hehe…

Gue bersyukur ketemu orang-orang kayak mereka. Mereka bisa ngedukung gue untuk selalu rajin dalam kuliah gue, tapi mereka juga sangat fleksibel kalo diajak menggila (terutama kalo lagi stres ;p )

Selain mereka berenam, ada lagi satu sahabat kita alias COKIBER kita. Namanya Kevin. Dia udah ga bisa pisah deh dari kita, hahahaa… Ga deng, tapi dia itu satu-satu nya cowok yang benar-benar bisa KLOP kita berenam 😀

Nah, sekarang, Si Kevin  menraktir kita semua nonton dan makan di Plangi (Plaza Semanggi)! Ihiiiiyyy!!!!!

And Proudly, I call them My Besties.

my besties, rock my world 😉

new chapter.

Standard

Hai semua!
Apa kabar? Semoga kalian baik-baik saja sehingga bisa terus membaca blog gue, hehe.

Bulan ini bukan bulan ulang tahun gue. Gue juga belom menikah dan belom mengawali suatu perjalanan hidup yang baru. Tapi, rasanya, belakangan ini emosi gue benar-benar diuji untuk menjadi satu individu yang matang. Entah karena seiring pertambahan usia atau apa, tapi gue ngerasa terkadang gue masih bisa jadi ABG ‘kesiangan’ yang labil abis. Tapi disisi lain, dengan cepatnya gue berubah menjadi wanita muda yang bisa ngambil keputusan, kebijakan, dan nentuin pilihan untuk hidup gue sendiri.

Semua hal gue pikirin. Dari yang bener-bener emang jadi prioritas gue, bahkan yang ecek-ecek yang sebenernya cuma jadi beban buat memori otak gue yang lama-lama bakal overloaded ini. Hal ini memberikan gue keuntungan, karena gue bisa membuat semua rencana untuk hari depan. Tapi, justru kadang ini jadi bumerang buat gue karena dengan gampangnya gue jadi stres. Stres yang gue pun ga sadar kalo gue lagi stres karena emang udah ‘bebel’ banget.

Hubungan gue kali ini dengan partner gue sekarang, ngajarin gue banyak hal. Kedewasaan dalam berpikir, kesabaran, pengertian, toleransi, kejujuran, rela berkorban, dan lain-lain. Nggak seperti dulu-dulu yang selalu gue yang dituruti dan gue yang selalu pegang kendali dalam suatu hubungan. Sekarang, gue jadi lebih ngerti kalo hubungan itu bukan berarti menang/kalah oleh siapa yang bisa pegang kendali dari hubungan itu, tapi hubungan itu tentang gimana kita bisa belajar dewasa, gimana kita bisa ngertiin partner kita walaupun kita dalam keadaan yang lagi pengen dingertiin juga. Thanks to you, dear. You teach me a a lot if things.

Selain hubungan gue dengan partner gue (sekarang dan nanti), gue juga diajarin untuk ngambil sikap dari suatu tindakan gue. Kali ini, orang yang ngajarin gue ini adalah Super Woman gue : Nyokap. Kebebasan. Dia ngasih gue kebebasan yang menurut gue mahal harganya dan ga semua orang bisa dapetin. Tapi, beliau selalu bilang, kebebasan yang bertanggung jawab yang selalu dia kasih ke gue. Kebebasan yang bertanggung jawab dan kepercayaan yang beliau ajarin ke gue. Super Woman ini bakal terus hidup di jiwa gue.

Ajaran mereka, ditambah pengalaman gue sendiri, ditambah dukungan dari teman-teman dekat gue, makes me ready to take the fist step of the beginning of my new chapter of life.