new chapter.

Standard

Hai semua!
Apa kabar? Semoga kalian baik-baik saja sehingga bisa terus membaca blog gue, hehe.

Bulan ini bukan bulan ulang tahun gue. Gue juga belom menikah dan belom mengawali suatu perjalanan hidup yang baru. Tapi, rasanya, belakangan ini emosi gue benar-benar diuji untuk menjadi satu individu yang matang. Entah karena seiring pertambahan usia atau apa, tapi gue ngerasa terkadang gue masih bisa jadi ABG ‘kesiangan’ yang labil abis. Tapi disisi lain, dengan cepatnya gue berubah menjadi wanita muda yang bisa ngambil keputusan, kebijakan, dan nentuin pilihan untuk hidup gue sendiri.

Semua hal gue pikirin. Dari yang bener-bener emang jadi prioritas gue, bahkan yang ecek-ecek yang sebenernya cuma jadi beban buat memori otak gue yang lama-lama bakal overloaded ini. Hal ini memberikan gue keuntungan, karena gue bisa membuat semua rencana untuk hari depan. Tapi, justru kadang ini jadi bumerang buat gue karena dengan gampangnya gue jadi stres. Stres yang gue pun ga sadar kalo gue lagi stres karena emang udah ‘bebel’ banget.

Hubungan gue kali ini dengan partner gue sekarang, ngajarin gue banyak hal. Kedewasaan dalam berpikir, kesabaran, pengertian, toleransi, kejujuran, rela berkorban, dan lain-lain. Nggak seperti dulu-dulu yang selalu gue yang dituruti dan gue yang selalu pegang kendali dalam suatu hubungan. Sekarang, gue jadi lebih ngerti kalo hubungan itu bukan berarti menang/kalah oleh siapa yang bisa pegang kendali dari hubungan itu, tapi hubungan itu tentang gimana kita bisa belajar dewasa, gimana kita bisa ngertiin partner kita walaupun kita dalam keadaan yang lagi pengen dingertiin juga. Thanks to you, dear. You teach me a a lot if things.

Selain hubungan gue dengan partner gue (sekarang dan nanti), gue juga diajarin untuk ngambil sikap dari suatu tindakan gue. Kali ini, orang yang ngajarin gue ini adalah Super Woman gue : Nyokap. Kebebasan. Dia ngasih gue kebebasan yang menurut gue mahal harganya dan ga semua orang bisa dapetin. Tapi, beliau selalu bilang, kebebasan yang bertanggung jawab yang selalu dia kasih ke gue. Kebebasan yang bertanggung jawab dan kepercayaan yang beliau ajarin ke gue. Super Woman ini bakal terus hidup di jiwa gue.

Ajaran mereka, ditambah pengalaman gue sendiri, ditambah dukungan dari teman-teman dekat gue, makes me ready to take the fist step of the beginning of my new chapter of life.

Advertisements

5 thoughts on “new chapter.

  1. Zippy

    Yeeehee..asik nih dapt kebebasan dari Nyokap.
    Tapi harus dijaga bener2 tuh.
    Salah2 kepercayaan si nyokap bisa ilang, hehehhe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s