Negeri 5 Menara

Standard

Pernah denger judul buku ini?
Yap, buku ini adalah novel yang terinpirasi oleh sebuah kisah nyata yang ditulis oleh A.Fuadi, mantan wartawan TEMPO dan VOA, Direktur Komunikasi di sebuah NGO konservasi, Alumni Pondok Modern Gontor, HI Unpad, George Washington University, dan Royal Holloway University di London.

Negeri 5 Menara

Negeri 5 Menara

Novel ini bercerita tentang pengalaman, mimpi, pengetahuan, dan segudang kata-kata motivasi maupun inspirasi yang menjadi kenyataan, bukan sekedar kata-kata omong kosong. Bukan cuma itu, disini, gue bener-bener jadi ngerti gimana harusnya kehidupan pesantren itu berjalan. Ga cuma ngerti agama doang dan ujung2nya jadi Kiai kampung yang cuma bisa ngomong agama. Disini, benar-benar dicontohin gimana jadi individu Islam yang ngerti kesenian, peradaban dunia, 2 bahasa internasional (Arab dan Inggris), pengetahuan eksak dan non-eksak. Komplit.

Gue sangat terinspirasi dan bahkan sedikit memotivasi gue untuk bisa terus meraih mimpi-mimpi gue yang selama ini gue rasa pesimis untuk bisa diraih. Ulasan singkat gue tentang novel ini hanya ingin menyampaikan rasa kagum gue sama penulis satu ini yang benar-benar bisa nyampein inspirasi dan motivasi yang pernah dia alami dulu hingga benar-benar nyampe ke hati gue.

IT’S A GREAT BOOK! Recommended to read.

banjir informasi.

Standard

Entah ya ini cuma perasaan gue doang apa gimana. Tapi, kayanya semenjak ada Twitter, semua permasalahan lokal maupun internasional, bener-bener dibahas luas, mendunia, dan membuat masing-masing individu benar-benar bisa menyalurkan opini pada topik yang paling in. Bukan berarti gue baru menyadari ini, tapi makin kesini, makin terasa aja.

Menurut gue ini bagus. Membuat orang-orang jadi peduli masalah di sekitar kita dan agaknya membuat bantuan yang akan tersalurkan menjadi lebih mudah untuk sampai pada targetnya. Sekarang, berita lebih sering muncul dari situs burung berkicau ini, kemudian baru dibahas di TV ataupun surat kabar. Semua orang jadi tahu semua informasi yang penting atau bahkan yang tidak penting untuk kemudian dibahas dalam Twitter dan bahkan bisa menjadi Trending Topic.
Gue lebih bisa mengambil manfaat dari penggunaan Twitter daripada Facebook.

Senang aja rasanya ngebahas topik yang lagi gres baik lokal maupun internasional, sama teman-teman di Twitter. Tuker2an pendapat, ada yang ngotot, ada yang bijak.. Macem-macem lah. Tapi, justru jadi lebih kompak aja keliatannya. Jadi benar-benar tanggap akan suatu permasalahan.

Hari gini masih ketinggalan informasi yang lagi nge-trend?? Apa kata dunia! :p

stupidity.

Standard

I should know from the start,
I would never be so special to you.
I should know from the start,
Your Mom would never really like the REAL me.
I should know from the start,
That I would never be the 1st priority for you.

I should know from the start,
You would never give me some attention when ur busy, even when I’m sick.
I should know from the start,
You will never wrong and unbeatable, even with my tears.
I should know from the start,
That I will always be a disturber for you, even I’m your girl.
And I should know from the start,
I’m the one to be blamed just because I need some understanding from you.

F***-lentine.

Standard

The negotiation didn’t work. We failed.
And things get worse than ever.
I don’t seem like I understand him again….neither of him.

Tidak ada yang mau mengalah.
Tidak ada ajakan untuk saling introspeksi diri.
Titik dimana kami sama-sama ingin saling dimengerti.
Dan ini buruk. Sangat buruk.

He talked about ‘break up’ again.
And I can’t say anything about that.
It seems it’s all that he wanted.
And apparently… I never be good enough for him.. and his mom 😦

begging for some attention.

Standard

Terasa kosong. Bukan. Bukan kosong. Tapi apa namanya saya juga tak tahu.
Hanya sedikit perhatian yang saya butuh, tapi ternyata itu pun saya tak dapat.
Saya berusaha memahaminya, semua kesibukannya, setiap penyakit yang sedang menyerangnya, barang kebutuhannya, tapi ternyata…semua itu tidak cukup menjadikan saya yang terbaik baginya.

Dia selalu mengeluh karena saya tidak pernah puas akan perubahannya. Dia selalu mengeluh karena saya selalu menganggapnya kurang. Tapi nyatanya, saya lah yang tidak bisa membuatnya bahagia. Saya yang selalu gagal menjadi yang terbaik untuknya. Saya yang selalu gagal menjadi prioritas dalam hidupnya.

Sering kali saya merasa saya tidak pantas untuk nya dan untuk kehidupannya yang sangat berbeda dengan saya. Namun, saya selalu berusaha menyukai apa yang dia sukai, walaupun hal itu tidak bisa berlangsung lama. Semangat saya untuk bisa menjadi prioritas hidupnya pun perlahan turun.

Ketika itu, saya hanya berharap dia akan menelpon atau setidaknya menanyakan kabar saya ditengah kesibukannya yang begitu menyita waktunya, setelah saya mengabari keadaan saya malam itu. Dan saya berharap begitu pun bukan karena tak ada alasan, ketika itu saya sakit yang cukup membuat saya khawatir. Tetapi, hari itu….hanya satu pesan singkat yang datang dan itu hanya pernyataan jika dia memang sangat sibuk.
Ketika saya merasa kesal, dia berkata yang menyatakan bahwa saya berlebihan karena sehari sebelumnya kami baru saja bertemu.

Mungkin memang sudah jelas, saya tidak bisa menjadi orang yang dia inginkan. Saya selalu gagal…untuk mendapatkan perhatiannya 😦

just skip it to April, please.

Standard

Hello,there.
Lagi-lagi udah sebulan aja gue ga meng-update blog ini. Well, January seemed to be a hectic month. Baru sempat sekarang deh.

Sedikit membahas kelanjutan dari postingan terakhir, ada beberapa event yang terjadi di bulan Januari kemaren.

Jan 3rd, my boyfriend’s birthday. Well, gue sempet ngasih kejutan sederhana dengan membawa large pizza ke rumahnya dan ngasih kado sederhana juga. He smiled. He thanked me. And..just it. Haha. Nothing so particular at that time, karena dia masih harus ngerjain tugas dan langsung buru-buru ke kosan untuk ngerjain tugas bareng sama temen-temennya. So, nggak sempet foto-foto 😦

Jan 16th, MY OLDEST SISTER’S WEDDING! Wow, I’m so excited. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. And now, kakak tertua gue itu resmi jadi istri orang dan we hope she has a daughter/son soon, karena si Mama udah pengen banget gendong cucu. Amin.
I’ve tried to upload a photo about this, tapi kok ga bisa ya? Sepertinya lagi eror. Mungkin lain kali gue coba lagi.

Jan 30th, my 1st Anniversary with my boyfriend. Kita ngerayain nya dengan datang ke acara kampus nya cowok gue di STAN. Ada pertunjukkan seni-seni dari berbagai daerah. It was fun and interesting, walaupun waktu itu panassss banget, tapi tetep bisa ngebuat kita senyum 🙂 Abis dari STAN di Bintaro, lanjut ke PIM. Kita uda rencana dari awal mau makan Ramen. So,jadilah makan Ramen di Taichan Restaurant… Foto-fotonya menyusul ya 😉

Well, now it’s February. Dan gue ga suka ini. Cowok gue akan sibuk sekali dengan ujian nya dan tugas akhirnya. Dan yang lebih bikin sedih, dia bakal pergi umroh in early March with his familiy. Huaaaaa gue bakal ditinggal 1 setengah bulan lebih! 😥 Belom pernah kayak gini sebelumnya, it will be the 1st time, so this will be hard months of my life. So dear February and March, tell your friend April to show up earlier!!